Perbaikan Jembatan Kadirejo Diperkirakan Mulai Dibangun Juli 2022
Peristiwa

Perbaikan Jembatan Kadirejo Diperkirakan Mulai Dibangun Juli 2022

Karanganom,(klaten.sorot.co)--Pemkab Klaten menargetkan perbaikan jembatan di Desa Kadirejo, Kecamatan Karanganom, dimulai Juli 2022. Pada pekan ini perencanaan jembatan itu sudah selesai, dan setelah itu berkas segera dikirimkan ke Bagian Layanan Pengadaan (BLP) untuk proses lelang. 

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten, Suryanta mengatakan perbaikan jembatan Kadirejo dianggarkan lewat Anggaran Perubahan Rp3,5 miliar. Setelah tahap perencanaan selesai, ditargetkan akhir bulan Mei 2022 proses lelang dan Juli 2022 sudah bisa dilaksanakan. 

Alhamdulilah perencanaan selesai, kalau sudah dirasa cukup dari sisi spesifikasi, anggaran, sudah tidak revisi lagi, kemungkinan minggu depan sudah lelang. Dan Juli 2022 sudah bisa mulai, kata dia, Senin (23/05/2022). 

Sebagaimana diketahui, jembatan Kadirejo rusak parah terdampak derasnya arus sungai setelah hujan lebat mengguyur, Kamis (03/03/2022). Kerusakan jembatan kian parah setelah kembali diterjang banjir pada, Selasa (29/03/2022). Saat ini kondisi jembatan sudah putus total, dan tak bisa dilewati.  

Menurut Suryanto, besarnya anggaran yang disiapkan untuk perbaikan jembatan itu karena konstruksi jembatan yang baru nantinya dibuat lebih kokoh dengan konstruksi baja komposit dan beton. Selain itu, ukuran jembatan baru juga akan lebih lebar dibanding dengan jembatan sebelumnya. 

Jadi memang bangunan yang lama tidak dipertahankan, kita rubah semua dengan yang baru. Ukurannya juga diperluas, karena itu kan menjadi jembatan yang ramai lalulintas, kata dia. 

Sementara itu salah satu warga setempat, Bayu (29) mengaku jembatan ini ambrol setelah diterjang banjir yang dikuti dengan tumpukan sampah. Jembatan ini merupakan peninggalan zaman kolonial, usianya sudah lama dan kondisi jembatan juga jarang diperbaiki terutama pada tiang penyangga. 

Ini jembatan pakai tiang penyangga, jadi kemungkinan ambrol setelah terbawa arus yang deras. Apalagi bangunan lawas. Jadi kalau bisa nanti dibangun dengan yang lebih baru dan kuat, pungkasnya.