Kisah Dr. R. Soeharto, Dokter Pribadi Presiden Soekarno Asal Klaten
Info Ringan

Kisah Dr. R. Soeharto, Dokter Pribadi Presiden Soekarno Asal Klaten

Klaten,(klaten.sorot.co)--Kabupaten Klaten ternyata memiliki salah satu tokoh di balik layar yang berperan penting dalam perjuangan meraih kemerdekaan bersama sang proklamator Soekarno dan Hatta. Tokoh asal kabupaten bersinar itu adalah Dr. R. H. Soeharto Sastrosoeyoso.

Dr. R. Soeharto lahir di Tegalgondo, Kecamatan Wonosari 24 Desember 1908. Dr. R. Soeharto meninggal dunia di usia 91 tahun di Jakarta 30 November 2000. Semasa kecilnya, ia berada di Klaten. Selanjutnya ke Jakarta setelah meraih gelar dokter di Fakultas Medica Bataviensis pada 1935.

Setelah itu, Dr. R. Soeharto menjalani praktik kedokteran keluarga pada 1937 hingga tahun 1942. Dr. R. Soeharto mulai mengenal Soekarno dan akhirnya menjadi dokter pribadi Soekarno dan Hatta. Selama menjadi dokter pribadi, ia selalu ikut serta dengan Soekarno di berbagai kesempatan.

Selain menemani perjalanan sang proklamator sebelum meraih kemerdekkaa, Dr. R. Soeharto juga menyaksikan langsung pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945. Dr. R. Soeharto yang merawat Soekarno apabila sedang sakit dalam perjalanan.

Menurut cerita dulu memang masa kecilnya beliau disini, tapi sudah lama. Setelah itu beliau ke Jakarta untuk sekolah, anak- anaknya juga disana,” ujar salah satu warga Desa Tegalgondo, Taufiq (35), Minggu (07/08/2022).

Dirinya mengaku sosok Dr. R. Soeharto memang tak banyak dikenal masyarakat saat ini. Padahal perannya di balik layar dalam meraih kemerdekaan sangat penting. Pada moment perayaan Hari Kemerdekaan saat ini, seharusnya masyarakat memanfaatkannya untuk menggali informasi. 

Selain di bidang kesehatan, Dr. R. Soeharto juga bergerak di berbagai kegiatan sosial. Bahkan ia juga sempat menempati jabatan penting di pemerintahan Soekarno dan Hatta yakni sebagai Menteri Perdagangan, Menteri Koordinator Perencanan dan Pembangunan Nasional, dan banyak lagi.

Jujur saya sendiri tahunya juga belum lama. Kebetulan pada moment agustusan ini kan ada lomba hias kampung, nah itu bisa dimanfaatkan untuk mengenalkan sosok beliau,” jelasnya.

Sebelumnya, nama Dr. R. Soeharto telah diusulkan menjadi pahlawan nasional. Bupati Klaten, Sri Mulyani juga telah menjadikan nama Dr. R. Soeharto untuk jalan Gebyok- Jimbung. Nama jalan itu berdekatan dengan nama jalan Ir Soekarno dari arah terminal menuju Kecamatan Wedi.

Namanya kita abadikan di dekat jalan Ir Soekarno, karena semasa hidup beliau juga dekat dengan Bung Karno. Kita sangat bangga dengan tokoh nasional itu dan kita wajib menekuni perjuangannya,” kata Mulyani.