Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Warga Ditangkap Densus 88 di Jogonalan
Peristiwa

Diduga Terlibat Jaringan Teroris, Warga Ditangkap Densus 88 di Jogonalan

Jogonalan,(klaten.sorot.co)--Seorang perempuan berinisial YR diamankan Tim Densus 88 di rumah orang tuanya di Desa Joton, Kecamatan Jogonalan , Kamis (14/03/2019). Kabar yang beredar, penangkapan itu diduga berkaitan dengan jaringan teroris.

Informasi yang diperoleh, perempuan berusia 30-an tahun itu diamankan Densus 88 sekitar pukul 16.30 WIB. Selain membawa YR, petugas juga mengamankan dua barang yakni sebuah kotak berukuran kecil dan lakban bekas. Penangkapan disaksikan Ketua RT setempat, Jangkung Sudono.

Tadi awalnya ada polisi yang datang ke rumah saya, katanya ada warga yang diduga terlibat jaringan teroris. Lalu saya dan beberapa polisi menuju ke rumahnya,” kata Jangkung, Kamis malam.

Setibanya di rumah YR, di situ ada yang bersangkutan dan ibunya. Kemudian Densus 88 menjelaskan tujuan kedatangannya dan setelah itu meminta YR untuk masuk ke dalam mobil Densus 88. Kurang dari setengah jam, rombongan petugas itu kemudian meninggalkan lokasi. 

Tadi waktunya singkat. Yang bersangkutan dibawa polisi, selain itu polisi juga membawa dua barang. Yang satu sejenis kotak kecil, dan satunya lagi lakban bekas. Tapi yang kotak itu isinya apa saya tidak tahu,” urai dia.

Lebih lanjut disampaikan, dirinya tak tahu menahu YR terlibat dalam jaringan teroris dari mana. Sebab selama ini YR sudah lama tidak tinggal di Desa Joton. YR merantau di luar kota sejak lulus SMA untuk bekerja. Ia juga sudah menikah dan kini memiliki dua orang anak yang masih kecil.

Kalau kesehariannya biasa, tidak ada yang aneh. Dia sesekali pulang, biasanya saat lebaran. Sama warga ngobrol biasa, sikapnya juga baik. Ini pulang sudah sejak 10 hari yang lalu, tapi kok tiba-tiba dibawa polisi tadi, saya juga kaget,”jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Klaten AKBP Aries Andhi saat dikonfirmasi membenarkan bahwa YR dibawa oleh Tim Densus 88. YR sempat dibawa ke Mapolres Klaten untuk diperiksa kesehatan, tak lama setelah itu YR kemudian langsung dibawa ke Jakarta.

Iya tadi dari Densus, tapi saya belum tahu (jaringan apa) karena langsung dibawa ke Jakarta. Memang sempat di polres tapi hanya sebentar, setelah itu dibawa ke Jakarta. Ada satu orang yang dibawa,” singkatnya.