Siap - siap Tim Terpadu Akan Datangi Desa, Pantau Pengelolaan Administrasi
Pemerintahan

Siap - siap Tim Terpadu Akan Datangi Desa, Pantau Pengelolaan Administrasi

Klaten,(klaten.sorot.co)--Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermasdes) Klaten bersama Tim Terpadu akan mendatangi desa- desa dalam beberapa pekan terakhir nanti. Upaya itu merupakan bagian dari penilaian lomba administrasi desa yang diselenggarakan tahun 2019.

Kabid Penataan dan Administrasi Desa, Dispermasdes Klaten, Mujab mengatakan lomba administrasi desa 2019 diikuti semua desa di Klaten yang tersebar di 26 kecamatan. Setiap kecamatan mengirimkan peserta satu desa dengan pengelolaan administrasi terbaik untuk dilombakan tingkat kabupaten.

Ini sudah berjalan, jadi setiap kecematan sudah melakukan seleksi mana desa yang pengelolaan administrasi paling baik. Nah setelah ketemu satu desa, lalu diajukan ke kami untuk ikut lomba di tingkat kabupaten mewakili kecamatan, kata dia, Jumat (09/08/2019).

Lebih lanjut disampaikan, adapun sistem penilaiannya adalah Tim Terpadu langsung terjun ke desa- desa untuk mengecek segala administrasinya, mulai dari laporan keuangan, PBB, perencanaan, Perdes, pengembangan BUMDes, BPD, inovasi desa melalui IT, dan lainnya. Termasuk kinerja perangkat desa. 

Dirinya mengaku, Tim Terpadu bukan hanya dari Dispermasdes Klaten, melainkan melibatkan sejumlah instansi seperti Inspektorat, Bagian Hukum Setda Klaten, Bagian Pemerintahan Setda Klaten, hingga Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Klaten. Mereka memiliki tupoksi sendiri dalam menilai.

Satu tim ada 10 orang dari berbagai instansi. Jadi di desa tinggal menilai sesuai tupoksinya, setelah itu nilainya dikumpulkan dan dikalkulasi menjadi satu, urai dia.

Dirinya mengungkapkan pemenang lomba akan diambil enam besar, juara I mendapat uang Rp 15 juta, juara II mendapat Rp 13 juta, juara III mendapat Rp 9 juta, harapan I mendapat Rp 6 juta, harapan II mendapat Rp 5 juta, dan harapan III mendapat Rp juta. Tidak hanya itu, bagi juara I nantinya maju ke tingkat provinsi.

Poin yang ingin dicapai dalam lomba administrasi desa, lanjut Mujab, bukan hanya sekedar memberi hadiah bagi pemenang, namun sebagai wujud dorongan Pemkab Klaten kepada desa- desa agar tertib dalam pengelolaan administrasi. Sehingga dirinya berharap ketertiban itu bisa berlanjut seterusnya.

Jangan sampai tertib administrasi hanya saat lomba saja, nanti setelah ini juga harus tertib. Kita dorong terus, agar desa- desa ini kulino baik dalam pembukaan,” pungkasnya.