Jelang Idul Adha, Pisau Hasil Karya Warga Polanharjo Jadi Buruan
Ekonomi

Jelang Idul Adha, Pisau Hasil Karya Warga Polanharjo Jadi Buruan

Polanharjo,(klaten.sorot.co)--Sehari menjelang Hari Raya Idul Adha mulai dimanfaatkan sejumlah masyarakat untuk berburu berbagai kelengkapan. Selain sapi dan kambing, salah satu hal pokok yang menjadi kebutuhan pada moment lebaran kali ini adalah pisau dapur.

Di Kabupaten Klaten, sentra pengrajin pisau dapur berada di Desa Keprabon, Kecamatan Polanharjo. Ada beragam jenis pisau yang dibuat dengan bahan dasar pelat besi dan baja, mulai dari pisau dapur, golok, hingga sabit. Adapula pisau yang dibuat sesuai pesanan dan kebutuhan.

Misalnya seperti menjelang Hari Raya Idul Adha, biasanya ada yang pesan pisau untuk menyembelih hewan kurban. Ada juga pisau kecil yang khsusu untuk memotong jeroan hewan, kata salah satu pengrajin, Suraji (42), Sabtu (10/08/2019).

Diakuinya, menjelang Hari Raya Idul Adha permintaan pisau mulai meningkat. Saban hari ia memproduksi 100 pisau dapur berukuran sedang atau lima kodi. Setiap satu kodi, harganya Rp 50 - 70 ribu. Namun saat ini, permintaan eceran mulai naik per hari rata- rata 10 pisau. 

Kalau yang satu kodi itu biasa dikirim ke pengepul, tapi sejak beberapa minggu ini sudah banyak pesanan pisau per orangan. Kadang belinya ya 5-10 pisau, untuk persiapan kurban, imbuhnya.

Kendati demikian, dirinya tidak bisa serta merta melayani permintaan pisau khusus untuk hewan kurban itu, sebab saat ini bahan baku untuk membuat pisau sudah mulai langka. Sehingga, pesanan pisau khusus hanya bisa dilayani dengan catatan sudah memesan jauh- jauh hari.

Ya kalau pengennya dilayani semua kan lumayan hasil keuntungannya lebih banyak, karena kita jual langsung ke pembeli, tidak lewat pedagang. Tapi kadang kita kesulitan bahan bakunya, urai dia.

Hal senada juga disampaikan perajin lain, Jinanto (44). Ia mengaku permintaan pisau mulai meningkat sejak H-5 lebaran, sehingga guna memenuhi permintaan pembeli ia harus menyediakan bahan baku lebih banyak. Dalam sehari ia saat ini biasa melayani 15 pisau dapur.

Khusus untuk yang menjelang kurban ini rata- rata keluar 15 pisau per hari. Harganya bervariasi, mulai dari Rp 3-10 ribu. Alhamdulilah bisa buat tambah- tambah, pungkasnya.