Viral Bocah SD Hilang Ingatan Usai Ketemu Orang Misterius, Begini Ceritanya
Peristiwa

Viral Bocah SD Hilang Ingatan Usai Ketemu Orang Misterius, Begini Ceritanya

Klaten, (klaten.sorot.co)--Seorang bocah perempuan asal, Desa Pomah, Kecamatan Tulung, Bunga (6) dikabarkan mengalami syok dan nyaris hilang ingatan setelah dibawa kabur laki- laki misterius, Sabtu (10/08/2019). Kabar itu langsung beredar dan viral di sejumlah media sosial.

Informasi yang dihimpun sorot.co, kejadian itu bermula sekitar pukul 13.00 WIB. Selepas pulang sekolah, ia keluar rumah dengan niat untuk bermain. Ia bertemu seorang laki-laki tak dikenal yang mengendarai sepeda motor. Laki-laki itu mengajak korban dengan iming-iming diberi permen dan es krim.

Korban kemudian menuruti ajakan pria itu untuk naik sepeda motor. Namun iming-iming itu tak kunjung diberikan hingga mereka tiba di wilayah Kecamatan Klaten Utara. Merasa curiga, korban lantas memberanikan diri bertanya. Tapi ia justru diberi obat oleh pria tersebut.

Tak berselang lama ia kemudian tidak sadarkan diri. Ia tersadar dan posisinya sudah ditinggal oleh pria itu di tepi jalan Desa Karanganom, Kecamatan Klaten Utara. Dengan keadaan lemas, korban berusaha berjalan kaki sekuat tenaga hingga akhirnya tertidur di teras rumah warga.

"Saat ditemukan kondisinya seperti syok dan hilang ingatan. Lalu dibawa ke Mapolsek Klaten Utara, korban dengan pelan- pelan bisa diajak komunikasi dan mengaku warga Desa Pomah," kata Danramail Tulung, Kapten Cpl. Tridjoko, Sabtu malam.

Kabar ditemukannya bocah SD itu juga viral di media sosial. Tak lama kemudian orang tua korban yang mendapat informasi keberadaan anaknya bergegas mendatangi Mapolsek Klaten Utara. 

Suasana haru atas pertemuan orang tua dan anak itu sempat terasa. Korban kemudian dibawa pulang oleh orang tuanya dengan didampingi polisi dan TNI. Hingga kini, lanjut Tridjoko, korban sudah berada di rumah. Dari hasil pemantauan sementara, korban mulai membaik meski masih sedikit trauma.

"Saat ini sudah membaik, namun seperti masih trauma. Kita cek langsung ke rumahnya dan kita sarankan agar dia (korban) mendapat penanganan medis dulu," pungkasnya.