Dugaan Penyelewengan BUMDes, Kades Ponggok Tak Penuhi Panggilan Polisi
Hukum & Kriminal

Dugaan Penyelewengan BUMDes, Kades Ponggok Tak Penuhi Panggilan Polisi

Klaten, (klaten.sorot.co)--Kepala Desa Ponggok, Kecamatan Polanharjo, Junaedi Mulyono tidak memenuhi panggilan penyidik Polres Klaten, Senin (12/08/2019). Ia dipanggil untuk dimintai klarifikasi sebagai terlapor dalam kasus dugaan penyelewengan dana BUMDes.

Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Dicky Hermansyah mengatakan laporan terkait dugaan kasus itu sudah memasuki tahap klarifikasi terhadap pihak terlapor. Rencananya klarifikasi diagendakan, Senin (12/08), hanya saja yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan.

"Penyidik sudah memanggil kepala desa untuk datang memberikan klarifikasi, tapi yang bersangkutan tidak hadir. Katanya ada kepentingan lain yang tidak bisa ditinggalkan," ujarnya, Senin (12/08).

Pemanggilan ulang terhadap Kades Ponggok segera dilakukan pada pekan ini. Sebab keterangan dari pihak terlapor dibutuhkan guna menentukan langkah selanjutnya. Termasuk untuk melengkapi gelar perkara yang menjadi penentu kasus ini dinaikkan ke penyidikan atau tidak. 

Sebelumnya penyidik juga sudah memeriksa tujuh orang, diantaranya Ketua TPK, bendahara, direktur BUMDes Trita Mandiri Desa Ponggok dan sejumlah saksi lainnya. Di sisi lain, polisi juga telah mengumpulkan barang bukti untuk mendukung penyelidikan yang sedang dilakukan saat ini.

"Hasil audit di Desa Ponggok masih belum keluar. Karena itu kalau hasil auditnya belum keluar, ini (pemanggilan) kita jadikan opsi yang kedua, ya memang menjadi alternatif kedua. Yang pasti ini kita agendakan pemanggilan ulang," imbuhnya.

Sementara itu, Kuasa hukum Junaedi Mulyono, Badrus Zaman mengaku belum mengetahui perihal surat pemanggilan dari Polres Klaten itu. Kendati demikian, pihaknya menegaskan siap memberikan klarifikasi kepada polisi disertai barang bukti yang sudah dimiliki.

"Pada prinsipnya kami siap memenuhi pemanggilan dan memberikan klarifikasi terkait persoalan itu dengan membawa bukti pendukung. Saya kira ini tidak ada permasalahan lagi," jelasnya.