Truk Berisi 14 Orang Terperosok di Tepi Jalan, Begini Kondisinya
Peristiwa

Truk Berisi 14 Orang Terperosok di Tepi Jalan, Begini Kondisinya

Klaten, (klaten.sorot.co)--Satu unit truk bermuatan jerami dan ditumpangi 14 orang terperosok di sungai tepi jalan alternatif Cawas – Gunungkidul, tepatnya Desa Pakisan, Kecamatan Cawas, Jumat (06/12/2019). Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan itu, namun lima orang menjalani rawat inap di rumah sakit.

Informasi yang berhasil dihimpun, kecelakaan itu bermula saat truk AB 8393 OD yang dikemudikan Slamet Riyanto (37) warga Mendesan, Desa Semin, Kecamatan Semin, Gunungkidul berjalan dari Cawas menuju Gunungkidul. Saat itu truk membawa muatan tumpukam karung jerami untuk pakan ternak.

Diatas muatan tumpukan karung itu ada 14 orang yang duduk. Mereka semua merupakan warga Jatisari, Desa Sawahan, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul. Mereka baru saja selesai mencari jerami untuk pakan ternak di Kecamatan Wonosari, Klaten, dan bermaksud kembali pulang lewat jalur alternatif.

Setibanya di lokasi atau jembatan Budirejo, truk yang mereka tumpangi tiba - tiba berjalan terlalu ke kanan. Pada saat yang sama dari arah berlawanan melaju sepada motor Honda Kharisma AD 5222 QC dikendarai, Yunus (53) warga Dukuh Burikan, Desa Tugu, Kecamatan Cawas yang berboncengan dengan dua orang.

"Diduga truk sempat membentur sepeda motor. Lalu oleng ke kanan hingga menabrak pagar jembatan dan terperosok ke dalam sungai dengan kedalaman 2 meter," ujar Kanit Laka Satlantas Polres Klaten, Ipda Panut Haryono, Jumat malam.

Dari pengakuan sejumlah saksi, lanjut Panut, belasan penumpang tersebut langsung menyelamatkan diri dengan cara melompat dari bak sebelum truk yang mereka tunggangi terperosok hingga terguling di dasar sungai. Sedangkan untuk pengendara dan dua orang pembonceng sepeda motor terjatuh ke tengah jalan. 

Akibat kejadian itu, belasan penumpang truk mengalami luka- luka mulai dari lecet, memar, hingga patah tulang. Sedangkan pengendara dan penumpang sepeda motor mengalami luka lecet pada tangan dan kaki. Korban lantas dilarikan ke RSU Islam Cawas guna mendapat perawatan. Kini lima orang masih dirawat.

"Lima korban opname karena luka patah tulang. Untuk yang lainnya selamat, dan sudah dibolehkan pulang setelah mendapat penanganan medis. Untuk penyebabnya dalam penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.