Tak Bermasker dan Tak Bawa KTP, Mulyani : Sanksinya Nyapu Jalan
Peristiwa

Tak Bermasker dan Tak Bawa KTP, Mulyani : Sanksinya Nyapu Jalan

Juwiring,(klaten.sorot.co)--Penerapan sanksi tidak memakai masker saat beraktivitas diluar akan dimulai pada 1 Juli mendatang. Adapun sanksi bagi masyarakat yang tidak memakai masker adalah penyitaan e-KTP, namun apabila tidak membawa kartu identitas maka akan diminta untuk menyapu jalan.

Hal itu disampaikan Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 Klaten, Sri Mulyani. Pihaknya mengaku dari hasil kesepakatan, kebijakan dan penerapan sanksi bagi masyarakat yang tidak memakai masker saat diluar rumah resmi dimulai 1 Juli. Nantinya petugas akan rutin turun ke lapangan.

Sanksinya dimulai 1 Juli. Jadi bagi yang tidak memakai masker ya disita KTP-nya. Ini sudah menjadi kebijakan gugus tugas, ujarnya disela kunjungan di Kecamatan Juwiring.

Sanksi tersebut juga berlaku bagi masyarakat yang beraktivitas disetiap wilayah kecamatan. Mereka yang tidak memakai masker akan langsung disita e-KTP nya dan diberi pembinaan. Nantinya e-KTP bisa diambil kembali apabila masyarakat sudah memakai masker. 

Disinggung mengenai masyarakat yang tidak memakai masker dan tidak membawa e-KTP, Mulyani mengaku akan memberi sanksi lain. Salah satunya adalah mempersilahkan masyarakat menyapu jalan. Secara tekhnis, penegakan aturan itu dilakukan oleh Gugus Tugas bersama Forkopimda Kabupaten Klaten.

Kalau tidak membawa KTP, nanti dari tim yang dilapangan mungkin bisa meminta warga untuk menyapu jalan, jelasnya.

Diakuinya sanksi tersebut diterapkan dengan tujuan supaya masyarakat lebih tertib dalam menerapkan protokol pencegahan Covid-19, salah satunya memakai masker. Mengingat kasus Covid-19 di Klaten akhir- akhir ini masih cukup tinggi. Diharapkan dengan adanya sanksi ini bisa menekan pertambahan jumlah kasus.