Diduga Tak Netral Jelang Pilkada, Dua ASN Klaten Dilaporkan
Politik

Diduga Tak Netral Jelang Pilkada, Dua ASN Klaten Dilaporkan

Klaten,(klaten.sorot.co)--Dua aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di lingkungan Pemkab Klaten dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Keduanya dilaporkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Klaten karena diduga melanggar netralitas ASN menjelang Pilkada 2020.

Ketua Bawaslu Klaten, Arif Fatkhurrahman mengaku rekomendasi dugaan pelanggaran netralitas kedua ASN itu sudah dikirim ke KASN pekan lalu. Namun Arif belum bisa menyebutkan identitas atau instansi kedua ASN itu, karena kini masih menunggu surat balasan dari KASN.

Sekarang ini sudah ada rekomendasi dua ASN yang dikirim Bawaslu ke KASN. Tapi untuk jawabannya belum turun. Sementara (untuk identitasnya) belum (bisa disebutkan), nanti saja, ujar Arif, Selasa (15/09/2020).

Disampaikan, dugaan pelanggaran netralitas kedua ASN itu ditemukan di lokasi yang berbeda oleh masing- masing Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). Sebelum dikirim rekomendasi, Bawaslu sudah terlebih dahulu memintai keterangan dan klarifikasi kedua ASN itu. 

Indikasinya netralitas. Sifatnya kalau dari kami ya masih dugaan (pelanggaran), tapi nanti dari KASN bagaimana ya ditunggu dulu. Ini belum, jelasnya.

Secara mekanisme, apabila nanti surat rekomendasi dari KASN turun yang ditujukan kepada Pemkab dan Bawaslu Klaten, nantinya Pemkab Klaten yang akan memberi sanksi kepada ASN. Kemudian dari Pemkab melaporkan kembali ke KASN terkait hasil sanksi tersebut.

Meski tahapan kampanye Pilkada Klaten belum dimulai, namun Bawaslu sudah mulai mengawasi ASN. Bahkan sebelumnya Bawaslu juga sudah mengirimkan surat himbauan ke ASN agar tetap netralitas sebagai abdi negara. Hal itu bagian dari upaya pencegahan pelanggaran.

Kita sudah kirimi surat semua agar selalu netral, bahkan sampai dua kali. Ya itu bagian dari pencegahan kami. Yang jelas kalau memang ada dugaan pelanggaran kami tidak akan tebang pilih, pungkasnya.