Sejumlah Bayi Lahir Tanpa Bantuan Medis, Penyebabnya Pandemi Covid-19
Peristiwa

Sejumlah Bayi Lahir Tanpa Bantuan Medis, Penyebabnya Pandemi Covid-19

Klaten,(klaten.sorot.co)--Kasus bayi brojol atau lahir tanpa bantuan medis di Kabupaten Klaten meningkat sejak pandemi Covid-19. Dua- tiga bulan pertama di tahun 2020, tercatat sudah ada 6-7 ibu hamil yang proses persalinannya tanpa bantuan tenaga medis maupun dokter.

Hal itu disampaikan Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Klaten, Tuti Nurharyarti. Pihaknya mengaku jumlah kasus bayi brojol tahun ini meningkat dibanding tahun- tahun sebelumnya. Sebelum pandemi Covid-19, saban tahun rata- rata hanya ada 1-2 kasus.

Yang brojol di awal- awal itu ada 6-7 kasus. Itu di bulan kedua dan ketiga. Setelah itu tidak ada. Tahun sebelumnya hanya 1-2 kasus, kadang malah tidak ada, ujarnya, Rabu (23/09/2020).


Disinggung penyebabnya, Tuti mengaku banyak faktor, salah satunya adalah adanya pandemi Covid-19. Sebab, di awal pandemi Covid-19 pada Maret lalu banyak himbauan agar masyarakat tidak keluar rumah. Tuti menduga hal itu yang membuat ibu hamil khawatir. 

Faktor selanjutnya, kata Tuti, ada juga yang ibu hamil berasal dari luar daerah. Saat yang bersangkutan pulang kampung, ada beberapa yang takut memeriksakan kandungannya. Sebab saat itu masih banyak stigma terhadap orang dari luar daerah yang dicurigai terpapar Covid-19.

Waktu itu awal- awal kan banyak yang di rumah tidak boleh kemana- mana. Dan ada juga yang tidak tahu kapan lahir. Jadi memang pertolongannya tidak bisa maksimal, imbuhnya.

Dari 6-7 kasus bayi yang brojol tanpa bantuan medis itu, informasinya ada 1 bayi yang tidak berhasil diselamatkan karena posisi bayi saat itu diketahui sungsang. Sedangkan untuk lainnya selamat dan kondisinya sehat. Mereka tetap langsung mendapat bantuan medis meski terlambat.

Saat lahir itu memang tidak ada bantuan medis. Tapi ya setelah itu ada yang dibawa ke rumah sakit, ada juga yang dibawah penanganan bidan, pungkasnya.