Proyek Jalan Tol, Belasan Desa Sudah Mulai Diukur Lahannya
Peristiwa

Proyek Jalan Tol, Belasan Desa Sudah Mulai Diukur Lahannya

Klaten,(klaten.sorot.co)--Sebanyak 18 desa dari 50 desa di Kabupaten Klaten terdampak proyek Jalan Tol Yogya- Solo sudah mulai diukur lahannya. Proses pengukuran identifikasi dan inventarisasi bidang tanah itu ditarget sudah rampung semua pada awal November.

Salah satu tim identifikasi dan inventarisasi dari BPN Klaten, Sulis mengatakan belasan desa itu tersebar di empat kecamatan meliputi Delanggu, Polanharjo, Karanganom, dan Ngawen. Dari jumlah itu, lahan yang sudah diukur oleh tim kurang lebih 1.500 bidang.

Pengukuran sudah mulai sejak 15 September. Setiap hari keluar dan dikebut untuk melakukan pengukuran, karena targetnya awal November selesai,” ujarnya, Jumat (16/10/2020).

Proses pengukuran terbagi menjadi dua tim, yakni Satgas A bertugas mengukur bidang tanah dan Satgas B bertugas pendataan diatas bidang tanah. Satgas A beranggotakan empat tim dari BPN Klaten, sedangkan Satgas B terdiri lima tim dengan melibatkan instansi terkait. 

Sejauh ini belum ada kandala selama pengukuran. Hanya saja ada beberapa lahan yang sengaja mulai ditanami pohon (dengan harapan bisa mendapat ganti lebih). Ya tetap kita data, nanti biar dinilai dan ditentukan tim apprasial, imbuhnya.

Lebih lanjut disampaikan, dari 1.500 bidang yang sudah diukur dan didata ini, hampir 95 persen bersertifikat hak milik. Pihaknya mengaku hal ini nantinya akan memudahkan tim ketika sudah memasuki tahap pembebasan lahan dan pembayaran ganti kerugian.

Memang 95 persen sudah hak milik. Memudahkan proses selanjutnya, tapi nanti yang paling mudah adalah yang sertifikat pemilik langsung. Kalau yang cukup sulit kan yang tanah warisan, pungkasnya.

Mengingat saat ini masih memasuki tahap pengukuran lahan, pihaknya mengimbau kepada masyarakat terdampak jalan tol agar menyiapkan berbagai alas hak tanahnya. Dalam pengukuran ini, tim terlebih dahulu melakukan sosialisasi sehingga semua bisa ditanyakan.