Warga Mulai Ngungsi, Polisi Waspadai Aksi Pencurian di Lereng Merapi
Hukum & Kriminal

Warga Mulai Ngungsi, Polisi Waspadai Aksi Pencurian di Lereng Merapi

Klaten,(klaten.sorot.co)--Satreskrim Polres Klaten mulai memetakan wilayah rawan tindak kejahatan di kawasan lereng Gunung Merapi. Hal itu dilakukan menyusul sudah adanya sejumlah warga yang turun untuk mengungsi ke tempat pengungsian sementara.

Kasatraskrim Polres Klaten, AKP Andriansyah Rithas Hasibuan mengatakan pengawasan di lereng Gunung Merapi perlu dilakukan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mengungsi. Ada dua aksi kriminal yang perlu diwaspadai yakni pencurian dan penjarahan di rumah warga.

Sesuai pengalaman 2010, ada aksi pencurian atau penjarahan di daerah yang ditinggalkan warga selama mengungsi. Maka jangan sampai hal itu terjadi lagi, ujarnya, Kamis (19/11/2020).

Lebih lanjut disampaikan, polisi sudah mulai memetakan wilayah rawan tindak kejahatan. Di lereng Gunung Merapi Kecamatan Kemalang, ada masyarakat tiga desa yang berpotensi mengungsi ketika terjadi erupsi yakni di Desa Balerante, Sidorejo, dan Tegalmulyo. 

Pemetaan wilayah rawan sudah kita bahas, intinya antisipasi aksi kejahatan dilakukan. Dimana saja lokasi- lokasinya, imbuh dia.

Pihaknya memastikan barang- barang yang ditinggal warga untuk mengungsi harus aman, mulai dari barang berharga maupun hewan ternak. Apabila tertangkap, Satreskrim Polres Klaten tidak akan memberi toleransi terhadap pelaku kejahatan di lereng Gunung Merapi.

Kami sudah memiliki rencana mencegah aksi kejahatan. Kami akan menerapkan pasal pencurian semaksimal mungkin jika terbukti (nekat melakukan aksi kejahatan). Ancaman hukuman akan kami optimalkan, pungkasnya.

Meski sudah mulai memetakan, polisi juga tetap terus melakukan koordinasi dengan pihak- pihak terkait di wilayah setempat. Termasuk menunggu intruksi lebih lanjut dari pimpinan terkait upaya pengawasan dan pengamanan di lereng Gunung Merapi tersebut.