Cerita Satpam Selama Pandemi, Tugas Baru Ingatkan Warga Patuh Protokol Kesehatan
Peristiwa

Cerita Satpam Selama Pandemi, Tugas Baru Ingatkan Warga Patuh Protokol Kesehatan

Klaten,(klaten.sorot.co)--Pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi Satuan Pengamanan (Satpam). Petugas yang menjadi garda terdepan di setiap instansi, lembaga atau perusahaan yang dijaganya itu kini tak hanya menjaga keamanan, melainkan juga turut menggaungkan protokol kesehatan.

Di tengah pandemi Covid-19, Satpam mendapat tugas baru. Sebagian besar Satpam yang bertugas di setiap instansi, lembaga atau perusahaan itu kini disiagakan di depan pintu masuk. Semua pengunjung atau pegawai terlebih dahulu melalui pemeriksaan protokol kesehatan oleh Satpam.

Mulai dari memastikan semua pegawai atau pengunjung memakai masker, mengecek suhu tubuh, hingga mencuci tangan pakai sabun di tempat yang sudah disediakan. Hal itu dilakukan guna mencegah penularan Covid-19 di lingkungan perkantoran maupun perusahaan- perusahaan.

Sejak pandemi, sekarang ada tugas baru. Kita siaga terus di pintu, siapapun yang hendak masuk ya kita cek protokol kesehatannya. Kita ingatkan terus, ujar salah satu Satpam yang bertugas di pabrik garmen, Nas Ardiyanto (50), Sabtu (21/11/2020).


Dirinya menceritakan penerapan protokol kesehatan itu bukan hanya sekedar syarat bagi pegawai atau pengunjung supaya bisa masuk, tapi bagian dari kedisiplinan semua orang selama pandemi Covid-19. Mengingat pabrik yang ia jaga itu memiliki jumlah pegawai lebih dari 1.000 orang. 

Disini karyawannya ribuan, kalau kita tidak ketat dalam pengawasan prokes ya bahaya. Jangan sampai terjadi kasus, karena jelas akan merugiakan semuanya. Maka kuncinya adalah disiplin, imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan salah satu Satpam di lingkungan instansi Pemerintah Kabupaten Klaten, Budi. Dirinya mengaku pegawai maupun pengunjung sebelum masuk kantor wajib melalui bebeberapa tahap, yakni dicek suhu tubuhnya hingga diminta cuci tangan pakai sabun terlebih dahulu.

Di pos Satpam sudah ada tempat cuci tangan dan hand sanitizer, jadi kita arahkan untuk melalui itu dulu. Ya setidaknya sebelum masuk kantor, semua sudah bersih, kata dia, Jumat (20/11/2020).

Dirinya mengaku sejak awal hingga lebih dari delapan bulan pandemi Covid-19 ini, tingkat kesadaran masyarakat sudah cukup tinggi. Sebab tanpa diminta, sebagian pegawai atau pengunjung sudah dengan sendirinya cuci tangan sebelum masuk. Namun diakui, juga masih ada sebagian yang lalai.

Kadang ada juga yang tidak tahu atau sengaja, langsung masuk begitu saja. Ya kita ingatkan. Namun rata- rata sekarang sudah mulai terbiasa, tanpa kita suruh sudah sadar, urai dia.

Nas maupun Budi berharap tingkat kesadaran masyrakat dalam menerapkan protokol kesehatan harus lebih ditingkatkan. Bila perlu ditanamkan dalam diri menjadi kebiasaan yang baru. Sebab hal itu demi kebaikan semua, baik di lingkungan pekerjaan maupun di masing- masing keluarga.