Bantuan Pakan Ternak Bagi Pengungsi Merapi Mulai Disiapkan
Ekonomi

Bantuan Pakan Ternak Bagi Pengungsi Merapi Mulai Disiapkan

Kemalang,(klaten.sorot.co)--Pemerintah Kabupaten Klaten menyiapkan bantuan pakan untuk hewan ternak milik pengungsi di lereng Gunung Merapi yang saat ini sudah mulai dievakuasi. Sebagai tahap awal, pemerintah menyediakan pakan berupa 3 ton konsentrat untuk sepekan.

Kasi Perbibitan dan Produksi Ternak Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (DPKPP) Klaten, Sinung Warsito mengatakan bantuan itu untuk hewan ternak di lereng Merapi yang sudah dievakuasi. Jumlahnya disesuikan seiring perkembangan aktifitas Gunung Merapi.

Kami sudah siapkan itu (pakan konsentrat). Istilah sudah DO (Delevery Order), artinya tinggal kirim saja. Karena evakuasi ternak belum menyeluruh, kami siapkan sementara 3 ton untuk kebutuhan pakan selama sepekan, ujarnya, Sabtu (21/11/2020).


Ada tiga desa di Klaten yang masuk dalam kawasan rawan bencana Gunung Merapi, meliputi Balerante, Tagalmulyo, dan Sidorejo. Dari tiga desa itu, evakuasi hewan ternak baru dilakukan di Balerante sekitar 128 ekor yang bertempat di kandang dekat pengungsian sementara. 

Jumlah stok pakan ini akan disesuaikan jika memang ternak yang dievakuasi meningkat seiring perkembangan aktifitas Gunung Merapi. Ini juga ada bantuan dari program CSR, jadi untuk pakan kita upayakan terus, jelasnya.

Tak hanya pakan, pihaknya juga mulai antisipasi pembuatan kandang komunal. Saat ini sedang menyiapkan rencana kebutuhan, seperti menghitung jenis dan jumlah agar kebutuhannya tidak meleset dari potensi jumlah ternak di Desa Balerante, Tegalmulyo dan Sidorejo.

Kebutuhan tenda, terpal, tali dan bambu untuk kandang evakuasi ternak sedang kami hitung. Nanti dimana saja lokasinya, imbuh dia.

Selain itu, lanjut Sinung, pihaknya juga akan mengerahkan 80 petugas yang bakal bersiaga di lereng Gunung Merapi. Jumlah tersebut sudah termasuk dokter hewan. Menurutnya, hal itu perlu dilakukan agar hewan ternak tetap sehat dan tidak stres selama di tempat evakuasi.

Dokter dan obatnya kami siapkan. Ini penting karena awal evakuasi biasanya ternak akan stres, pungkasnya.

Sementara itu salah satu peternak di Desa Balerante, Wakirah (42) mengaku sudah mengevakuasi empat ekor sapinya ke kandang komunal dekat tempat pengungsian sementara. Ia mengaku kebutuhan pakan ternak selama di kandang komunal sangat penting.

Biasanya kalau di rumah kan bisa cari rumput di ladang sendiri. Kalau disini kan tidak bisa sembarangan cari rumput, maka ya terpaksa harus naik lagi cari pakan. Harapannya bantuan pakan ternak bisa terus ada agar kami juga tenang, pungkasnya.