Selama WFH, ASN Klaten Dilarang Bepergian Sembarangan
Pemerintahan

Selama WFH, ASN Klaten Dilarang Bepergian Sembarangan

Klaten,(klaten.sorot.co)--Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Klaten turut menerapkan work from home (WFH) menyusul adanya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Selama WFH, para ASN tidak diperbolehkan bepergian sembarangan.

Sesuai ketentuan waktu kerja ASN Klaten adalah 75 persen WFH dan 25 persen work from office (WFO). Bagi ASN yang mendapat giliran WFH wajib berada di rumah masing- masing, ASN tidak boleh bepergian sembarangan kecuali ada kepentingan yang mendesak.

Selama WFH tidak boleh kemana- mana, kerja dari rumah kecuali kalau ada keperluan mendesak. Roh (pengaturan ini) membatasi, ujar Kasubid Penilaian Kerja Aparatur dan Penghargaan BKPPD Klaten, Anggara Benny Kusumastanto, Rabu (13/01/2021).

Guna memastikan para ASN yang mendapat giliran WFH tetap berada di rumah, BKPPD Klaten menerapkan sejumlah aturan. Antara lain para ASN wajib presensi dua kali dalam sehari dengan mengirimkan foto selfie dari rumah. Dalam foto itu harus tertera lokasi dan waktu. 

Foto selfie itu dikirim ke masing- masing pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Presensi pertama dikirim pagi hari pukul 07.00 WIB- 07.30 WIB, kemudian presensi kedua pada sore hari pukul 16.00 WIB- 16.30 WIB. ASN yang hendak bepergian wajib izin atasan.

Kalau terpaksa harus bepergian ya harus melaporkan kepada atasan dan mendapat izin. Ini sudah sesuai dengan ketentuan yang dibuat sebelumnya, imbuh dia.

Sebelumnya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Klaten, Ronny Roekmito mengungkapkan WFH dan WFO berlaku untuk semua karyawan baik ASN maupun karyawan swasta. Pengawasan dan ketentuan bagi ASN dibuat oleh BKPPD Klaten.

Untuk ASN yang mengatur BKPPD, dan yang perusahaan diatur Disperinaker serta DPMPTSP Klaten. Semua ada ketentuannya, yang jelas 75 persen WFH dan 25 persen WFO, pungkasnya.