Pedagang Kuliner Minta Pembatasan Jam Operasional Dikaji Ulang
Peristiwa

Pedagang Kuliner Minta Pembatasan Jam Operasional Dikaji Ulang

Klaten,(klaten.sorot.co)--Pedagang kuliner di Kabupaten Klaten meminta jam operasional berjualan selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dikaji ulang. Para pedagang berharap diberi kelonggaran jam operasional dari sebelumnya maksimal tutup pukul 19.00 WIB.

Salah satu pedagang yang berjualan di tepi Jalan Mayor Kusmanto, Bayu (32) mengaku pembatasan jam operasional itu perlu dikaji ulang dan diganti seperti beberapa daerah di wilayah Soloraya lainnya. Sebab, pembatasan yang diterapkan saat ini dianggap merugikan bagi pelaku usaha.

Kami hanya minta diberi kelonggaran. Ya jangan tutup pukul 19.00 WIB, sebaiknya dikaji lagi. Harapan kami ada keringanan batas waktu buka paling tidak sampai pukul 21.00 WIB, ujarnya, Rabu (13/01/2021) malam.

Menurutnya pembatasan jam operasional itu bukan solusi terbaik dalam memutus penularan Covid-19, sebab kebijakan itu tidak memberikan solusi bagi sektor ekonomi. Seharusnya, pelaku usaha boleh berjualan seperti biasa dengan catatan menerapkan protokol kesehatan. 

Sudah bukan waktunya lagi pembatasan, pemulihan kesehatan dan ekonomi ya harus jalan bareng. Kalaj kita sehat tapi tidak punya uang ya malah bikin sakit, kata dia.

Hal serupa disampaikan Ketua Paguyuban Pedagang Ngudi Rejeki Klaten, Budi Kuncoro. Dirinya mengungkapkan apabila kebijakan itu terus diterapkan selama dua pekan, maka dikhawatirkan banyak pelaku usaha yang gulung tikar dan akan berdampak bagi ekonomi di Klaten.

Pemerintah seharusnya punya solusi kalau membuat kebijakan. Karena kalau dibatasi sehari atau dua hari masih ada toleransi. Tapi kalau dua minggu mau bagaimana nasib kita, jelasnya.

Oleh sebab itu, dirinya meminta agar para pelaku usaha yang berjualan di malam hari diberi kelonggaran, kalau perlu SE Bupati Klaten sebelumnya dicabut. Hal ini demi kebaikan bersama mengingat pemulihan sektor ekonomi juga perlu diperhatikan oleh pemerintah.

Kalau usulannya ya pembatasan jam operasional diberi kelonggaran hingg pukul 22.00 WIB, tapi selama buka wajib menyediakan sarana prtokol kesehatan ketat. Itu saja biar semua juga enak, pungkasnya.