Pilu Gadis ABG, Diperkosa Ayah Tiri dan Dua Teman Ayahnya
Hukum & Kriminal

Pilu Gadis ABG, Diperkosa Ayah Tiri dan Dua Teman Ayahnya

Klaten,(klaten.sorot.co)--Kisah pilu dialami seorang gadis, Bunga (bukan nama asli) asal Kabupaten Klaten. Pasalnya, gadis dibawah umur tersebut menjadi korban pemerkosaan yang dilakukan ayah tirinya serta dua rekan ayah tirinya secara berulang kali di waktu yang bergantian.

Kisah pilu yang dialami Bunga terjadi sejak ia duduk di bangku kelas V SD atau saat berusia sekitar 10 tahun. Nasib tragis itu bermula ketika ibu Bunga yakni TM (33) menikah lagi dengan seroang pria, PD (46). Setelah itu, Bunga, TM, dan ayah tirinya PD akhirnya tinggal bersama.

Lambat laun, aksi bejat ayah tirinya mulai muncul, Bunga yang masih SD dipaksa harus menuruti hasrat seksual PD. Bahkan hal itu dilakukan berulang kali saat TM sedang tidak di rumah. Bunga terpaksa melayani karena berada dibawah tekanan akan dibunuh jika menolak atau melapor.

Korban takut melapor ke ibunya atau orang lain karena diancam ayah tirinya. Itu dilakukan sejak umur sekitar 9- 10 tahun, sekarang usia korban 16 tahun, ujar Kasatreskrim Polres Klaten, AKP Andriansyah Rithas Hasibuan, Selasa (04/05/2021).

Aksi bejat yang dilakukan PD terhadap anak tirinya itu terakhir kali dilakukan di rumahnya pada, Minggu (21/03) lalu. Merasa tertekan dan tak kuasa dengan perilaku ayah tirinya itu, Bunga lantas memberanikan diri untuk bercerita kepada salah satu rekan ayah tirinya yakni, RI (38). 

Namun tragisnya bukan memberi solusi, RI justru memanfaatkan situasi itu untuk turut menyetubuhi Bunga. Lantaran merasa sudah tak ada lagi tempat curhat karena hubungan ibu dan ayah tirinya yang tak harmonis, Bunga kemudian bercerita ke salah satu rekan ayah tirinya lain, AA (32).

Ternyata dari pelaku ketiga (AA) ini juga melakukan persetubuhan. Hal itu dilakukan pada 19 April 2021. Dari situ lah akhirnya ibu korban tahu dan kemudian melapor ke kami, jelasnya.

Guna mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya, ketiga tersangka sudah diamankan di Mapolres Klaten. Para tersangka dijerat Pasal 81 ayat 3 UU No. 35/2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara atau denda paling banyak Rp 5 miliar.

Sementara itu, ayah tiri Bunga yakni PD kepada awak media dalam konferensi pers mengaku khilaf telah melakukan perbuatan bejat ke anak tirinya tersebut. PD mengungkapkan awal mula timbul hasrat seksual itu karena sejak kecil Bunga sering tidur dengan dirinya.

Saya khilaf. Karena sejak kecil tidurnya sama saya, singkatnya.