Tak Kunjung Dapat, Pelaku UMKM Klaten Daftar BPUM Sampai 3 Kali
Sosial

Tak Kunjung Dapat, Pelaku UMKM Klaten Daftar BPUM Sampai 3 Kali

Klaten,(klaten.sorot.co)--Pemerintah pusat kembali membuka pendaftaran bantuan langsung tunai (BLT) Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM). Bantuan itu disambut antusias pelaku UMKM di Klaten, bahkan ada yang  sampai mendaftar lebih dari satu kali untuk memastikan bisa menerima.

Pendaftaran dibuka sejak 4 Juni lalu lewat online. Pelaku UMKM yang sudah mendaftar kemudian diminta menyerahkan berkas pendaftaran ke Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop dan UKM) Klaten pada hari kerja untuk pencocokan berkas sebelum dikirim ke provinsi.

Salah satu pelaku UMKM asal Desa Jimbung, Kalikotes, Maryam (40) mengatakan sudah mendaftar BPUM sebanyak tiga kali. Pada saat awal program batuan bergulir, ia sudah mendaftar namun tidak cair. Kemudian ia mendaftar lagi pada gelombang berikutnya namun belum cair.

Sudah dua kali gagal, ini daftar lagi jadi yang ketiga kalinya. Saya tidak tahu kenapa tidak cair, yang penting saya berusaha nyoba terus, ujarnya saat menyerahkan berkas di Disdagkop dan UKM Klaten, Rabu (09/06/2021).

Ia mengaku bantuan ini sangat dinantikan sebagai modal usaha ternak burung yang sebelumnya gulung tikar karena terdampak pandemi Covid-19. Saat ini usahanya sedang dirintis kembali dari awal, sehingga ia berharap pengajuan yang ketiga kalinya ini bisa cair. 

Hal serupa juga dikatakan salah satu pelaku UMKM asal Desa Glagahwangi, Polanharjo, Syahrul (25). Dirinya mengungkapkan BPUM yang ia ajukan ini merupakan yang ketiga kalinya. Pada dua gelombang sebelumnya, pengajuan BPUM yang ia daftarkan belum ada yang cair.

Ini juga yang ketiga kalinya. Sudah dua kali daftar kemarin itu, tapi belum cair. Kenapanya saya juga tidak tahu, padahal saya juga tidak punya tanggungan bank. Ya semoga saja yang ketiga ini cair, kata dia.

Sementara itu Kasi Pemberdayaan UKM, Etik Purwantari menjelaskan sampai saat ini sudah ada 5.620 pendaftar. Mereka sebelumnya mendaftar secara online dan berkas syarat pendaftaran diserahkan ke Disdagkop dan UKM. Berkas yang terkumpul itu kemudian dicek.

Ada berkas yang kurang langsung kita del, tapi kalau lengkap ya langsung kita kirim ke kementerian. Kita hanya ngecek data, kalau yang verifikasi dari kementerian, jelasnya.

Pihaknya mengungkapkan pendaftaran BPUM periode ini dibuka sampai 14 Juni. Apabila semua berkas yang terkumpul sudah lengkap sesuai dengan pendaftaran via online, berkas akan langsung dikirim. Terkait kriteria penerima BPUM, semua sudah ditentukan oleh kementerian.