Warga Klaten Tak Boleh Shalat Id di Masjid atau Tempat Terbuka
Peristiwa

Warga Klaten Tak Boleh Shalat Id di Masjid atau Tempat Terbuka

Klaten,(klaten.sorot.co)--Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Klaten tidak memperkenankan masyarakat melaksanakan Shalat Id saat Hari Raya Idul Adha secara berjamaah di masjid, gedung, maupun tempat terbuka. Sebaliknya, masyarakat diminta shalat di rumah masing- masing.

Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kemenag Klaten, Anif Solikhin. Sesuai Surat Edaran Menteri Agama No.17/2021, kegiatan di tempat ibadah ditiadakan terlebih dahulu selama PPKM Darurat. Termasuk shalad id pada saat Hari Raya Idul Adha yang akan dilaksanakan, Selasa (20/07).

Kita edukasi kepada masyarakat untuk shalat id dilaksanakan di rumah. Tidak diperkenankan di masjid, gedung atau tempat terbuka, ujarnya, Senin (19/07/2021).

Pihaknya mengatakan sampai saat ini sosialisasi kepada masyarakat terkait aturan itu terus dilakukan. Sebab, upaya itu dilakukan guna mencegah terjadinya kerumanan pada saat Shalat Id mengingat saat ini jumlah kasus Covid-19 di Kabupaten Klaten masih tergolong tinggi. 

Kita tidak ingin ada kerumunan, karena kondisi Klaten belum baik. Kalau ada yang nekat ya kita edukasi, karena kita tidak punya kewenangan untuk membubarkan. Tapi kalau kerumunannya itu ada undang- undangnya, imbuh dia.

Terkait kegiatan takbiran nanti malam, Anif juga meminta masyarakat melaksanakan di rumah masing- masing. Setiap masjid boleh menggelar takbiran tapi dengan catatan hanya terbatas maksimal 3 orang. Sedangkan untuk takbir keliling tahun ini dilarang karena menimbulkan kerumunan.

Takbiran di rumah. Tapi di masjid boleh takbir dengan pengeras suara, hanya dibatasi maksimal ya tiga orang, pungkasnya.