Uji Coba PTM Klaten, Diawali Tiap Kecamatan 5 SD dan 1 SMP
Pendidikan

Uji Coba PTM Klaten, Diawali Tiap Kecamatan 5 SD dan 1 SMP

Klaten,(klaten.sorot.co)--Dinas Pendidikan Klaten telah menyiapkan skenario uji coba pembelajaran tatap muka (PTM) bagi SD dan SMP. Tahap awal uji coba PTM, akan dimulai dengan lima SD dan satu SMP di masing- masing kecamatan yang diselenggarakan pada 2-4 September 2021.

Kepala Dinas Pendidikan Klaten, Wardani Sugiyanto mengatakan Kabupaten Klaten sudah mulai mempersiapkan PTM menyusul sudah turunnya menjadi kategori PPKM level 3. Namun sebelum dimulai PTM untuk SD dan SMP, akan dilakukan uji coba terlebih dahulu secara terbatas.

Uji coba dulu yakni 1 SMP dan 5 SD di setiap kecamatan. Sudah kita koordinasikan dengan korwil pendidik dan MKKS agar harus segera disiapkan, ujarnya, Rabu (01/09/2021).

Kesiapan itu antara lain tempat, jadwal masuk, sarana prasarana, dan izin dari orang tua atau wali murid. Kapasitas yang ikut uji coba PTM juga harus dibatasi, untuk jenjang SMP kapasitasnya sepertiga. Misal hari pertama untuk kelas VII, hari kedua kelas VIII dan hari ketiga kelas IX. 

Untuk yang SD juga dibatasi. Jadi tidak serta merta langsung masuk semua, karena ini uji coba terbatas, imbuhnya.

Apabila hasil uji coba PTM berjalan lancar dan aman ditambah kondisi Covid-19 kian membaik, lanjut Wardani, rencananya pada 6-18 September 2021 akan dilakukan ujian tengah semestar untuk jenjang SMP secara tatap muka terbatas. Untuk kapasitasnya sekitar 50 persen.

Minggu kita analisis dan kordinasi untuk kebijakan hari Senin. Kalau kondisi sudah membaik aman dan terkendali, maka pada 6- 18 September ujian tengah semester SMP semua masuk. Tatap muka tapi terbatas, jelasnya.

Hal serupa juga berlaku untuk SD, apabila hasilnya juga baik, maka pekan depan bisa PTM terbatas. Namun Wardani mewanti- wanti SD yang melaksanakan PTM terbatas harus melihat situasi Covid-19 di masing- masing desa. Jika masih zona merah maka belum bisa PTM.

Nanti kalau PTM terbatas jalan, pembelajaran jarak jauh juga masih jalan. Karena kan 50 persen, jadi 50 persen PTM dan 50 persen lagi jarak jauh. Semoga ini bisa baik dan semua berjalan lancar, pungkasnya.