<p>Jadi Perhatian Petugas, Jalan Alternatif Klaten- Boyolali Kerap Dipakai Balap Liar</p>
Peristiwa

Jadi Perhatian Petugas, Jalan Alternatif Klaten- Boyolali Kerap Dipakai Balap Liar

Klaten, (klaten.sorot.co)-- Jalan alternatif Klaten- Boyolali tepatnya di Desa Manjung, Kecamatan Klaten Utara jadi perhatian khusus. Pasalnya, jalur penghubung dua kabupaten itu disinyalir kerap menjadi ajang balap liar sejak beberapa waktu terakhir ini dan meresahkan pengguna jalan lainnya.

Hal itu disampaikan Kasatlantas Polres Klaten, AKP Muhammad Fadhlan. Menurutnya jalur tersebut termasuk salah satu ruas jalan yang masuk kategori rawan kecelakaan karena sering dipakai untuk balap liar. Hal itu diketahui dari berdasarkan laporan masyarakat dan patroli dari aparat kepolisian.

"Wilayah ini sering digunakan untuk ajang balap liar. Sehingga rawan kecelakaan dan membahayakan masyarakat sekitar," ujarnya, Kamis (18/11/2021).

Oleh sebab itu, lanjut Fadhlan, petugas gabungan terdiri dari Polres Klaten, Dinas Perhubungan Klaten, serta Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Klaten bergerak cepat. Salah satunya dengan pemasangan rumble strip atau pita kejut di beberapa titik ruas jalan itu. 

"Untuk mencegah balap liar di Manjung ini sebenarnya sudah kita lakukan dengan patroli dan juga pembubaran. Tapi ini kita tambah dengan memasang rumble strip, agar jalan tidak bisa dipakai lagi dengan kecepatan tinggi," jelasnya.

Selain di ruas jalan alternatif Klaten- Boyolali, petugas gabungan juga memasang papan peringatan lampu flash di simpang tiga Besole, Kecamatan Ceper. Sebab jalur itu juga masuk rawan kecelakaan mengingat kondisi jalan yang turunan dan banyak gang untuk keluar masuk ke permukiman.

"Untuk pemasangan traffic light belum karena jaraknya terlalu dekat dengan simpang Kepoh. Maka ini kita pasang banner himbauan baik yang di jalur utama Solo-Jogja maupun dari arah perkampungan. Nanti juga akan dipasang lampu flash," kata dia.