Penyemprotan Serentak Eco Enzyme Pecahkan Rekor MURI
Peristiwa

Penyemprotan Serentak Eco Enzyme Pecahkan Rekor MURI

Klaten,(klaten.sorot.co)--Penyemprotan eco enzyme di Kabupaten Klaten yang digelar, Jumat (07/01/2022) tercatat dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai penyemprotan paling banyak tingkat kabupaten. Penyemprotan disinfektan itu serentak di 26 kecamatan menggunakan 50.000 spayer. 

Penyemprotan disinfektan eco enzyme dipusatkan di Alun- alun Klaten dipimpin Bupati Klaten, Sri Mulyani dan Forkompinda. Diwaktu yang bersamaan, penyemprotan ke udara itu juga dilakukan di 26 kecamatan dengan melibatkan relawan, Forkompincam, komunitas, hingga masyarakat di RT/RW. 

Penggunaan cairan eco enzyme diinisiasi oleh PMI Klaten sebagai disinfektan yang ramah lingkungan. Sebab cairan ini dapat dibuat oleh masyarakat menggunakan bahan organik. Selain sebagai pencegahan Covid-19, penyemprotan ini juga upaya menjernihkan udara dan mempertebal lapisan ozon. 

Perwakilan MURI, Sri Widayati mengatakan penyemprotan disinfektan eco enzyme ke udara di seluruh wilayah Klaten ini menjadi yang pertama kali dilakukan dan terbanyak untuk tingkat kabupaten di Indonesia. Sebab melibatkan 50.000 spayer. Kegiatan ini tercatat menjadi rekor ke 10.194. 

Atas rekor ini kami hadiahkan piagam penghargaan MURI kepada Bupati Klaten dan relawan. Kami berharap kegiatan ini bisa membersihkan udara, mempertebal ozone dan membunuh bakteri penyakit, kata dia. 

Ketua PMI Klaten, Purwanto Anggono Cipto mengatakan eco enzyme adalah cairan organik ramah lingkungan dan multiguna sebagai pengganti disinfektan kimia. Bahan baku pembuatan eco enzyme adalah limbah organik, salah satunya buah. Kemudian limbah organik dicampur molase dan air.  

Eco enzyme mudah dibuat secara mandiri. Ini juga pengurangan resiko bencana, khususnya bencana lingkungan dan iklim. Karena penggunaan eco enzyme dapat memperbaiki lapisan ozon, mencegah pemanasan global, kata Purwanto. 

Sementara itu Bupati Klaten, Sri Mulyani mengaku penyemprotan eco enzyme digelar serentak di seluruh wilayah kabupaten bersinar. Lewat kegiatan ini, pihaknya meminta kepada masyarakat agar tetap waspada dan selalu gotong royong mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir. 

Kegiatan ini bukanlah seremonial belaka, tapi ini penting dalam bersatunya masyarakat dengan pemerintah secara kompak dalam menciptakan Klaten yang sehat. Tentunya Klaten yang tuntas dari covid-19, pungkasnya.