Lagi, Guci Era Dinasti Tang Abad 9 Masehi Ditemukan di Jatinom
Budaya

Lagi, Guci Era Dinasti Tang Abad 9 Masehi Ditemukan di Jatinom

Jatinom, (klaten.sorot.co)--Sejumlah artefak atau benda-benda bersejarah kembali ditemukan di sekitar lokasi temuan sumur tua di Dukuh Kropakan, Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom, Klaten. Kali ini, warga menemukan guci tua yang diduga peninggalan era Dinasti Tang.

Guci itu sebetulnya ditemukan oleh warga setempat pada, Senin (15/01/2024). Guci itu kemudian dilaporkan ke warga lainnya untuk diambil pada keesokan harinya. Saat ditemukan, posisi guci terkubur tanah pada kedalaman sekitar 40 centimeter keadaan masih utuh.

"Ditemukan Senin sore, tapi baru diambil pada Selasa. Kemudian guci tersebut dikupas dan dicuci," ujar salah satu pegiat cagar budaya Klaten, Hari Wahyudi, Rabu (17/01/2024).

Lebih lanjut disampaikan, guci yang ditemukan itu masih dalam kondisi utuh. Setelah dilakukan pengecekan, dimensi guci tersebut yakni tinggi 9 centimeter dengan diameter tengah 12 centimeter, diameter mulut guci 8 centimeter dan diameter pantat guci sekitar 8 centimeter. 

"Dari dimensi gucinya memang kecil. Memiliki telinga dua yang berfungsi sebagai cantolan. Diduga dipergunakan untuk menyimpan arak atau alkohol pada zaman Mataram Kuno," imbuhnya.

Pihaknya menyampaikan guci tersebut diduga merupakan peninggalan era Dinasti Tang pada abad 9 Masehi. Pada zaman dahulu, lanjut Hari, guci seperti ini digunakan untuk menyimpan alkohol. Sebab, guci ini mampu menyimpan alkohol lebih awet karena kwalitasnya terbuat dari keramik Cina.

"Memang awet untuk menyimpan alkohol, karena kwalitas keramik dari Cina berbeda dengan yang dari gerabah itu," jelasnya.

Temuan guci tua ini kembali menambah jumlah objek diduga cagar budaya (ODCB) di Dukuh Kropakan, Desa Mranggen, Kecamatan Jatinom. Sejumlah ODCB terus bermunculan setelah ditemukannya sumur tua di desa itu sejak beberapa waktu lalu.