Kampanye dengan Knalpot Brong di Klaten, 107 Motor Kena Tilang ETLE
Hukum & Kriminal

Kampanye dengan Knalpot Brong di Klaten, 107 Motor Kena Tilang ETLE

Klaten, (klaten.sorot.co)--Sebanyak 107 kendaraan sepeda motor terjaring tilang elektronik atau elektronic traffic law enforcement (ETLE) Polres Klaten saat konvoi kampanye partai politik. Ratusan pengendara itu ditilang lantaran kedapatan menggunakan knalpot brong.

Penindakan dilakukan saat ratusan pengendara itu mengikuti konvoi kampanye partai politik di Kecamatan Jogonalan pada, Minggu (14/01/2024) lalu. Jenis pelanggarannya rata-rata adalah memakai knalpot brong yang bersuara bising dan tidak dengan kelengkapan standar.

Kapolres Klaten, AKBP Warsono melalui Kasi Humas, AKP Abdillah mengatakan penindakan terhadap kendaraan knalpot peserta konvoi kampanye tetap ada, namun dengan tilang ETLE. Hal itu dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena berhadapan dengan massa.

''Saat itu kita memang tidak melakukan penindakan manual karena rawan gesekan. Tapi penindakan tetap ada, dengan ETLE,\

" ujarnya, Kamis (18/01/2024).

Lebih lanjut disampaikan berbagai upaya untuk pencegahan penggunaan knalpot brong sudah dilakukan jauh - jauh hari. Diantaranya himbauan lewat media sosial, mendatangi sekolah, komunitas, dan tokoh masyarakat. Selain itu Polres Klaten juga mendatangi bengkel-bengkel kendaraan. 

"Kita juga sudah melakukan razia setiap hari. Tujuannya agar situasi Klaten tetap sejuk dan kondusif. Masyarakat merasa aman dan nyaman. Itu akan terus kita lakukan," imbuhnya.

Sebelumnya, Polres Klaten juga menggelar razia dan himbauan larangan penggunaan knalpot brong pada, Rabu (17/01/2024) malam. Sedikitnya ada 48 kendaraan yang terjaring razia dan dikenai sanksi tilang. Seluruh kendaraan hasil razia juga dibawa dan diamankan ke Polres Klaten.

Wakapolres Klaten, Kompol Tri Wakhyuni mengungkapkan razia knalpot brong dilakukan untuk menciptakan situasi Klaten yang kondusif khususnya pada tahapan Pemilu 2024. Razia terus dilakukan sesuai maklumat Kapolda Jawa Tengah untuk mencegah maupun menindak penggunaan knalpot brong.

"Kita lakukan untuk mengantisipasi agar tidak ada gejolak atau kejadian lagi di wilayah Klaten. Mari saling menghormati sesama pengguna jalan dan masyarakat lainnya," pungkasnya.