Tinjau Rumah Sakit di Klaten, Presiden Jokowi Minta Layanan Bagi Peserta BPJS-KIS Dipercepat
Pemerintahan

Tinjau Rumah Sakit di Klaten, Presiden Jokowi Minta Layanan Bagi Peserta BPJS-KIS Dipercepat

Klaten, (klaten.sorot.co)--Presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) melakukan serangkaian kunjungan kerja di Kabupaten Klaten pada, Rabu (31/01/2024) siang hingga sore hari. Kunjungan kerja diawali dengan peninjauan layanan rumah sakit yakni di RSUP dr. Soeradji Tirtonegoro (RSST) Klaten.

Presiden Jokowi tiba di RSST Klaten sekitar pukul 14.15 WIB. Jokowi didamping Menteri PUPR,Basuki Hadi Muljono dan Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin. Selain itu, nampak juga Bupati Klaten, Sri Mulyani dan Wakil Bupati Klaten, Yoga Hardaya turut serta mendampingi.

Dalam kunjungannya, Jokowi sempat berbincang-bincang dengan pasien dan keluarga yang sedang mengantri dan menebus obat di lantai satu. Sesekali Jokowi juga melayani masyarakat yang ingin berfoto. Selanjutnya Jokowi naik ke lantai empat untuk mengecek rumah sakit.

"Saya ingin melihat pelayanan rumah sakit terhadap pasien, utamanya peserta KIS-BPJS. Saya lihat disini baik, memang antri banyak. Tapi kecepatannya bisa, rata-rata 20-25 menit," ujarnya usai meninjau RSST Klaten.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan sampai saat ini tercatat sudah sekitar 95 persen masyarakat Indonesia memiliki BPJS. Oleh sebab itu, lanjut Jokowi, percepatan pelayanan terhadap peserta BPJS-KIS harus dilakukan oleh semua rumah sakit. 

"Yang paling penting adalah pelayanan, kecepatan dalam melayani. Dan tahun ini, peralatan yang masih belum ada di beberapa provinsi seperti jantung, cancer, stroke dan semuanya akan dilengkapi dengan peralatan yang paling canggih," imbuhnya.

Disinggung isu kenaikan iuran BPJS, Jokowi mengungkapkan masih dalam tahap pertimbangan. Sebab, semua program dan kebijakan untuk masyarakat perlu melalui kalkulasi dan pertimbangan yang matang.

"Tadi Pak Dirut BPJS juga menyampaikan itu, tapi belum. Semua mesti melalui pertimbangan yang matang dan kalkulasi yang matang," pungkasnya.