Uang Kompensasi Tak Dibayar Selama 5 Bulan, Warga Tutup Akses Tambang
Peristiwa

Uang Kompensasi Tak Dibayar Selama 5 Bulan, Warga Tutup Akses Tambang

Gantiwarno, (klaten.sorot.co)--Ratusan warga di perbatasan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dan Kabupaten Gunungkidul, DIY, menggelar aksi damai menuntut tambang uruk tol Jogja -Solo dihentikan pada Jumat (02/02/2024) pagi.

Ratusan warga dari beberapa desa ini mengecor beton di tengah jalan untuk menutup akses keluar masuk tambang di Desa Ngandong, Kapanewon Gantiwarno, Klaten.

Warga yang demo berasal dari Desa Ngandong dan Kragilan, Kecamatan Gantiwarno, Klaten dan Kalurahan Serut, Kapanewon Gedangsari, Gunungkidul.

Setelah dilakukan penutupan akses masuk tambang, warga pendemo membentangkan tiga spanduk besar bertuliskan tuntutan yang dibentangkan di jalur truk tambang. Isis tulisan itu diantaranya warga menagih janji kompensasi yang belum diberikan kepada warga yang terdampak tambang.

Sebenarnya kompensasinya sebesar Rp 200 ribu perbulan untuk satu Kepala Keluarga, namun pihak tambang sudah 5 bulan tidak membayar kompensasi kepada kami,” ucap Tugiyono, Ketua BPD Desa Kragilan, Kabupaten Klaten.

Sementara itu Lurah Serut, Sugiyanto menyatakan bahwa warganya juga terdampak, namun dari pihak penambang tidak bisa diajak komunikasi. 

Kami beberapa bulan ini tidak bisa komunikasi sehingga apa yang menjadi hak masyarakat tidak terpenuhi. Belum jalan kami jadi rusak, jalan itu jalan desa,” kata Sugiyanto saat orasi.

Sugiyanto menambahkan, aktivitas penambangan yang beroperasi di Kalurahan Serut, mengakibatkan banjir dan longsor yang berdampak di wilayah Desa Ngandong.

Untuk itu sebelum hak masyarakat dipenuhi, warga minta aktivitas tambang dihentikan,” pungkas Sugiyanto.