Sebanyak 35 TPS di Klaten Masuk Kategori Rawan Bencana
Politik

Sebanyak 35 TPS di Klaten Masuk Kategori Rawan Bencana

Klaten,(klaten.sorot.co)--Sebanyak 35 tempat pemungutan suara (TPS) Pemilu 2024 di Kabupaten Klaten masuk kategori rawan bencana. Pemetaan jumlah TPS rawan bencana tersebut diketahui berdasarkan hasil koordinasi antara BPBD Klaten, KPU, Bawaslu dan instansi lainnya.

Berdasarkan data yang diperoleh dari BPBD Klaten, ada sebanyak 35 TPS yang rawan bencana. Dari jumlah itu antara lain 7 TPS rawan dampak erupsi Gunung Merapi, 26 TPS rawan bencana banjir, 1 TPS rawan bencana longsor, dan 1 TPS rawan bencana longsor dan angin kencang.

Kepala Pelaksana BPBD Klaten, Syahruna mengatakan pemetaan TPS yang masuk rawan bencana sudah dilakukan. Pemetaan tersebut melibatkan KPU Klaten, Bawaslu, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan Damkar Klaten. Rapat koordinasi dilakukan pada Sabtu (03/02/2024).

"Yang rawan terdampak erupsi itu berada di wilayah KRB III. Karena sampai saat ini Merapi masih berstatus siaga. Dampaknya ketika terjadi hujan abu, ujarnya.

Lebih lanjut disampaikan, BPBD Klaten bersama KPU dan Bawaslu akan langsung melakukan pengecekan ke beberapa lokasi TPS yang masuk kategori rawan bencana. Disisi lain pihaknya juga mengaku sudah menyiapkan skenario-skenario yang dilakukan apabila terjadi bencana saat pemilihan. 

Sementara itu Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU Klaten, Muhammad Ansori mengatakan berbagai antisipasi sudah disiapkan. Antara lain berkoordinasi dengan KPPS untuk menyiapkan SOP evakuasi sebagai antisipasi apabila terjadi bencana.

"KPPS sudah kami beri SOP terkait penyelamatan (pengepakan) logistik. Armada, rencananya akan dikoordinasikan oleh BPBD dengan pihak terkait seperti Satpol PP, Dishub dan camat. Akan tetapi sudah kita sampaikan juga, bahwa untuk mengantisipasi sekalligus evakuasi lebih cepat, setiap PPS dan KPPS juga menyiapkan armada," kata dia.